Bacalah Informasi Ini Sebelum Membeli Asuransi Perjalanan


Anda mungkin pernah mendengar pengalaman buruk orang lain mengenai kehilangan bagasi, keterlambatan penerbangan, dan kecelakaan selama berada di luar negeri. Atau bahkan Anda mungkin juga pernah mengalaminya sendiri.

Untuk menghilangkan kekhawatiran, Anda dapat membeli asuransi bagi setiap perjalanan atau membeli asuransi perjalanan tahunan untuk beberapa perjalanan sekaligus. Hal ini adalah langkah yang bagus, namun apakah Anda yakin polis asuransi perjalanan Anda memiliki perlindungan yang tepat untuk segala situasi? Jika masih ragu menentukannya, jangan cemas. Berikut ini adalah panduan mengenai apa saja yang harus Anda teliti sebelum membeli asuransi perjalanan Anda selanjutnya.

1. Pelajari Rincian Polis.

Akui saja, sebagian besar dari kita mengabaikan rincian polis asuransi perjalanan, terutama saat satu hari menjelang perjalanan ke luar negeri. Menurut pendiri TravelInsuranceReview.net, Damian Tysdal, “Asuransi perjalanan merupakan  polis named peril yang menyebutkan jaminannya secara spesifik”. Kuncinya adalah menelaah rincian polis dan meluangkan waktu untuk membacanya akan sangat bermanfaat bagi Anda. Mengapa? Karena jika suatu peristiwa atau masalah tidak dinyatakan di dalam polis, jangan harap Anda akan mendapatkan jaminan apabila hal itu terjadi.

Sebagai contoh, jika asuransi memberikan jaminan jika Anda sakit sebelum perjalanan dan batal berangkat, hal ini tidak berarti Anda juga dijamin apabila jatuh sakit selama perjalanan. Karena hal tersebut merupakan jaminan yang berbeda dan walaupun perusahaan asuransi mungkin menawarkan paket untuk mempermudah orang yang bepergian, tidak bisa dipastikan bahwa semua polis yang Anda beli akan mencakup keduanya.

Menyisihkan sedikit waktu untuk meneliti polis dapat membantu menghindarkan Anda dari rasa frustrasi selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari jika mengalami masalah selama di luar negeri.

2. Apa Saja yang Dijamin?

Tidak semua polis asuransi sama. Dari pilihan dasar hingga premium, Anda mungkin akan melihat beragam tingkat plan asuransi perjalanan pada saat mempertimbangkan pembelian. Namun, apa sebenarnya perbedaan di antara plan tersebut, selain harga dan nama perusahaan yang bagus?

Berikut ini beberapa jenis jaminan yang termasuk dalam plan asuransi perjalanan:

Asuransi Pembatalan dan Pemberhentian Perjalanan.

Inilah alasan utama yang melatarbelakangi sebagian besar orang membeli asuransi perjalanan, yaitu untuk mengganti kerugian biaya perjalanan yang tidak dapat dikembalikan jika perjalanan Anda dibatalkan atau tertunda cukup lama akibat penyakit, bencana alam, dll. Jaminan di dalamnya berbeda-beda bergantung pada perusahaan asuransi, serta polis yang Anda beli secara khusus.

Jaminan Bagasi dan Barang-Barang Pribadi.

Sejak bagasi Anda masuk ke meja check-in di bandara asal hingga keluar melalui conveyor di bandara tujuan, kerusakan kecil maupun besar dapat terjadi lebih sering daripada yang Anda kira. Jika bagasi Anda dicuri atau rusak, asuransi perjalanan biasanya dapat mengganti kerugian hingga $500 untuk setiap bagasi yang hilang, dan antara $100 hingga $300 untuk keterlambatan bagasi. Pilihan asuransi perjalanan yang paling mendasar sekalipun akan memberikan jaminan atas masalah ini.

Asuransi Kecelakaan.

Hal ini mungkin adalah alasan kedua yang membuat orang-orang bepergian dengan perlindungan asuransi perjalanan, yaitu jaminan jika terjadi kecelakaan. Alasan ini sama dengan mereka yang menggunakan asuransi kesehatan sehari-hari. Jangkauan jaminannya sering kali sangat beragam, jadi pastikan untuk menelaah rincian polis asuransi!

Asuransi Kematian Akibat Kecelakaan.

Asuransi jenis ini biasanya memberikan santunan dalam jumlah berbeda tergantung pada situasinya, contohnya jika Anda atau orang yang Anda sayangi meninggal dunia dalam perjalanan atau mengalami kecelakaan yang menyebabkan kecacatan, seperti kehilangan daya penglihatan, dll. Jangkauan jaminannya sering kali sangat beragam dan juga mungkin serupa dengan plan asuransi jiwa perorangan, bergantung pada perusahaan asuransi.

Secara umum, asuransi perjalanan bertujuan untuk melindungi Anda dari masalah yang tidak terduga selama perjalanan, seperti pembatalan penerbangan akibat cuaca buruk, atau kehilangan, keterlambatan, maupun pencurian bagasi. Untuk mengawalinya, Anda bisa memeriksa beragam aspek yang dijamin oleh asuransi kami di sini.

3. Apa Saja yang Tidak Dijamin?

Bagaimana menemukan asuransi perjalanan yang tampaknya sesuai dengan kebutuhan perjalanan Anda? Caranya adalah dengan mempertimbangkan terlebih dahulu keterbatasan polis asuransi perjalanan yang ingin Anda beli biasanya akan sangat bermanfaat. Apa yang tidak dijamin suatu plan ditentukan oleh paket yang dibeli dari perusahaan asuransi, jadi meneliti sebelum membeli sangat bagus dilakukan.

Sebagai contoh, pembatalan perjalanan merupakan kekhawatiran utama bagi sebagian besar orang yang bepergian. Dengan demikian, sebagian besar asuransi perjalanan memberikan jaminan atas pembatalan dan pemberhentian perjalanan, namun alasan atas pembatalan ini sangat berpengaruh, karena tidak semuanya dijamin. Anda sebaiknya mempertimbangkan beberapa skenario yang mungkin Anda hadapi dan memastikan apakah polis tersebut dapat memberikan perlindungan yang memadai dalam kondisi tersebut.

Sama halnya, sebagian besar polis asuransi perjalanan akan memberikan daftar alasan penyebab pembatalan perjalanan yang dijamin. Jika alasan penyebab kejadian yang Anda alami tidak ada dalam daftar tersebut, berarti kondisi tersebut tidak dijamin.

Yang terakhir, semua pembatalan akibat masalah kesehatan harus diverifikasi dan didokumentasikan secara resmi oleh dokter. Hal ini berarti, Anda tidak bisa sekadar membatalkan perjalanan karena salah satu anggota keluarga yang jatuh sakit tanpa rekomendasi dan dokumentasi resmi dari dokter.

4. Berapa Harganya?

Mahal tidak selalu berarti lebih baik. Untuk mencari tahu biaya yang seharusnya dibayarkan untuk membeli asuransi perjalanan, pertama-tama kita harus memahami terlebih dahulu biaya yang diperhitungkan dalam plan tersebut.

Biasanya, perusahaan asuransi akan menggunakan beberapa data pribadi, selain biaya perjalanan Anda, untuk memperhitungkan harga plan. Berikut ini beberapa faktor yang disertakan dalam perhitungannya.

Usia Orang yang Bepergian.

Usia orang yang bepergian dianggap sebagai faktor yang paling penting dari keempat faktor lainnya. Umumnya, orang yang berusia di atas 65 tahun harus mengeluarkan biaya lebih besar. Jika bepergian dengan remaja atau anak-anak, Anda mungkin bisa memasukkan mereka ke dalam plan tanpa tambahan biaya, atau dengan biaya yang lebih murah. Hal ini sangat tergantung dengan perusahaan asuransi perjalanan dan rincian yang tercantum di dalam polis.

Jumlah Orang yang Bepergian dan Durasi Perjalanan.

Jumlah orang yang bepergian dan durasi perjalanan bisa mempengaruhi harga plan. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya variabel akan memperbesar risiko yang dijamin di dalam plan. Misalnya, dibandingkan bepergian selama satu hari saja, bepergian ke luar negeri selama tiga hari kerja memiliki kemungkinan risiko medis dan gangguan perjalanan akan lebih besar. Dengan demikian, keduanya bisa menjadi alasan bagus bagi Anda menggunakan plan asuransi. Hal yang sama berlaku jika Anda bepergian bersama empat hingga lima orang, dibandingkan bersama dua orang saja.

Jenis Jaminan.

Jenis jaminan yang Anda pilih juga akan mempengaruhi harga polis asuransi. Plan dasar menyeluruh tanpa manfaat tambahan umumnya lebih murah dibandingkan plan yang menawarkan beragam manfaat tambahan, seperti jaminan Pembatalan atas alasan apa pun, atau kecelakaan kendaraan sewaan. Sama halnya, plan dengan jaminan maksimal yang lebih besar untuk biaya kesehatan atau evakuasi juga biasanya akan lebih mahal.

5. Apa Kesalahan Terbesar saat Memilih Polis Asuransi?

Salah satu kesalahan yang paling lazim dan paling besar saat memilih polis asuransi adalah tidak membaca dokumennya secara saksama. Anda mungkin sering melihat teman-teman membeli asuransi perjalanan yang sama setiap kali bepergian tanpa mempertimbangkan risiko berbeda dalam perjalanan tersebut. Selain itu, tidak membaca dokumen polis berpotensi menyebabkan masalah dalam pengajuan klaim di kemudian hari. Memahami daftar manfaat asuransi sangatlah penting karena memberikan informasi mengenai syarat dan ketentuan jaminan, besaran jaminan maksimal, dan prosedur pengajuan klaim, serta nomor telepon yang dapat dihubungi dalam kondisi darurat.

Hal penting lain yang sering diabaikan oleh orang yang bepergian adalah kebutuhan jaminan ekstra dalam perjalanan yang menantang bahaya. Liburan penuh petualangan saat ini semakin populer dengan para pelancong yang ingin mencoba bungee jump untuk pertama kalinya. Hanya saja, aktivitas ini turut disertai dengan kemungkinan kecelakaan yang lebih besar. Dengan demikian, memilih plan dengan jaminan kecelakaan yang memadai sangatlah tepat selama bepergian ke luar negeri, terutama jika Anda berencana mencoba aktivitas olahraga yang terbilang ekstrem (jaminan bergantung pada perusahaan asuransi).

6. Apakah Asuransi Perjalanan Patut Dibeli?

Ada dua penentunya: asuransi perjalanan patut dibeli saat bepergian ke luar negeri sementara asuransi kesehatan Anda tidak menjamin kondisi darurat di luar negeri, atau di saat sebagian besar biaya perjalanan Anda tidak dapat dikembalikan. Selain itu, biaya asuransi perjalanan pun hanya sekitar 5% dari total biaya perjalanan Anda secara keseluruhan, namun sudah dapat memberikan ketenangan hati dan perlindungan terhadap dampak masalah yang tidak terduga. Di sisi lain, saat masalah di perjalanan yang Anda hadapi mengharuskan Anda transit di bandara, berikut ini beberapa tips mungkin bermanfaat bagi Anda.

Asuransi Perjalanan


Asuransi Perjalanan Domestik
Perjalanan liburan maupun bisnis seharusnya berjalan lancar mulai dari saat Anda akan berangkat hingga perjalanan tersebut berakhir. Namun pada kenyataannya, hal-hal yang tidak terduga dapat dan sering kali terjadi, dan membuat kenyamanan perjalanan Anda dapat berubah seketika. Asuransi Perjalanan menjadi salah satu persiapan penting, yang diperlukan sebelum keberangkatan Anda.

Chubb mempersembahkan Asuransi Perjalanan Domestik, produk asuransi yang memberikan perlindugan kemanapun perjalanan domestik Anda, didukung dengan keunggulan proses klaim yang mudah, cepat dan akurat.

Beberapa manfaat unggulan yang diberikan:

Biaya medis akibat kecelakaan sampai dengan Rp100.000.000
Kematian dan cacat total tetap akibat kecelakaan sampai dengan Rp150.000.000
Kehilangan atau kerusakan bagasi
Evakuasi medis darurat
Tangung gugat pihak ketiga
Pemilik polis Asuransi Perjalanan Domestik dari Chubb juga mendapatkan akses ke hotline 24jam Chubb Assistance, jaringan dukungan global yang terdiri dari tim ahli medis untuk membantu memberikan layanan rujukan jika Anda sakit atau celaka selama bepergian.


Asuransi Perjalanan Internasional
Sebelum Anda berangkat berlibur, pastikan Anda telah terlindungi. Dengan memiliki asuransi perjalanan dari Chubb, yakinlah bahwa Anda akan siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Ke mana pun perjalanan membawa, Anda dapat menikmatinya dengan penuh percaya diri, mengetahui bahwa Anda memiliki perlindungan yang tepat.

Musibah seperti kecelakaan dan masalah kesehatan dapat terjadi kapanpun secara tidak terduga, termasuk saat Anda sedang berlibur. Jangan lupakan juga risiko terjadinya penundaan perjalanan, miskoneksi pesawat dan kehilangan bagasi yang juga kaan menimbulkan ketidaknyamanan dalam perjalanan Anda.

Kami menawarkan Asuransi Perjalanan Internasional dari Chubb, asuransi perjalanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda dan keluarga Anda, serta telah diterima oleh negara-negara Schengen.

Asuransi Perjalanan Internasional dari Chubb memiliki pilihan rencana asuransu perjalanan untuk semua jenis wisatawan, mulai dari frequent flyer dan keluarga, hingga pencari petualangan, penggemar olahraga dan wisatawan yang bepergian dengan anggaran tertentu.

Beberapa manfaat unggulan yang diberikan:

Biaya medis dan gigi akibat kecelakaan ataupun sakit, sampai dengan Rp2,6milyar
Biaya medis pasca perjalanan
Evakuasi medis darurat dari luar negeri
Kerugian Frequent Flyer Points
Kehilangan atau kerusakan bagasi, termasuk laptop dan peralatan golf
Pastikan perjalanan Anda berikutnya ke luar negeri berjalan selancar mungkin.

Cara Membuat Paspor & Mengurus Perpanjangan Paspor


Tak heran kalau banyak orang mencari cara membuat paspor maupun mengurus perpanjangan paspor. Dokumen ini memang merupakan salah satu dokumen terpenting yang harus disiapkan jika kamu ingin ke luar negeri.

Tanpanya, kamu tidak akan diperbolehkan melewati imigrasi keberangkatan, apalagi sampai menginjakkan kaki di pesawat. Sayang banget kan, kalau ada info tiket pesawat promo tapi kamu nggak bisa terbang?

Padahal, mencari tiket promo bisa dibilang susah susah gampang. Nggak selalu ada, dan tentunya banyak persaingan dari pemburu tiket murah lain.

Makanya, nggak ada salahnya siap-siap dari sekarang. Jadi saat ada kesempatan tiba, kamu bisa segera pesan tiket dan terbang. Nggak perlu lagi repot cari cara membuatnya dan terburu buru mengurusnya di Kantor Imigrasi.

Jenis-Jenis Paspor Indonesia & Biaya Pembuatan
Sebelum mengetahui cara membuat paspor dan mengurus perpanjangan paspor, ada baiknya kamu tahu jenis-jenisnya terlebih dahulu. Secara umum, ada tiga yang berlaku di sini yakni Paspor Biasa, Diplomatik, atau Resmi/Dinas. Ketiganya dikeluarkan oleh departemen berbeda dan memiliki warna sampul yang berlainan pula.

Kalau keperluanmu hanya sekedar berwisata, yang perlu kamu miliki adalah Paspor Biasa yang dibagi lagi menjadi konvensional dan elektronik. Lebih jelasnya bisa disimak di bawah ini.

Paspor Biasa Biaya Pembuatan Biaya Jasa Teknologi Total Biaya
Konvensional
24 Hal Rp100.000 Rp55.000 Rp155.000
Konvensional
48 Hal Rp300.000 Rp55.000 Rp355.000
Elektronik
24 Hal Rp350.000 Rp55.000 Rp405.000
Elektronik
48 hal Rp600.000 Rp55.000 Rp655.000
Paspor Biasa (Konvensional) 24 & 48 Halaman
Memiliki sampul berwarna hijau dan dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Keimigrasian Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Di dalamnya terdapat biodata, foto diri, serta tanda tangan si pemegang.

Paspor Biasa ini dibagi lagi menjadi 2 jenis, yakni 24 dan 48 halaman. Banyak yang mengira 24 halaman ini hanya dikeluarkan untuk keperluan umroh dan para TKI.

Dulu, memang ada peraturan yang mendukung hal tersebut. Tepatnya Petunjuk Pelaksanaan Direktur Jenderal Imigrasi nomor F.458.IZ.03.02 tahun 1997.

Pada bulan Januari 2007, peraturan ini direvisi sehingga 24 halaman hanya berlaku untuk para TKI. Masyarakat umum hanya bisa mendapatkannya jika ada keperluan mendesak seperti menderita penyakit yang perlu penanganan cepat atau kehabisan blangko 48 halaman.

Namun pada 15 November 2010, keluar lagi kebijakan baru yang menegaskan bahwa 24 halaman maupun 48 halaman memiliki fungsi dan derajat yang sama. Yang membedakannya hanyalah jumlah fisik halaman dan tarif pembuatan. Masa berlaku paspor ini sendiri sudah sama dengan yang 48 halaman, yakni 5 tahun.

Dengan adanya peraturan ini, 24 halaman sudah bisa dipakai untuk keperluan wisata. Sebaliknya, para TKI juga bisa menggunakan yang 48 halaman. Kalau frekuensi berliburmu cukup jarang, kamu bisa memilih 24 halaman yang biaya pembuatannya lebih murah.

Akan tetapi, karena stigma 24 halaman untuk TKI terlanjur melekat, terkadang ada kasus dimana pengajuan visa ditolak oleh pihak kedutaan beberapa negara.

Pihak Imigrasi sendiri sudah berusaha menyampaikan sosialisasi ini ke kedutaan-kedutaan. Tapi kalau masih dipersulit di lapangan, kamu bisa melaporkannya ke lapor.go.id.

Baca juga: Tempat Wisata Anak di Bandung yang Sarat Edukasi

Biasa Elektronik (E-Passport)
Cara Membuat Paspor - E Paspor / Paspor Elektronik / E-Passport
Sumber: Instagram.com/ditjen_imigrasi/
E-passport atau e-paspor mulai berlaku di Indonesia sejak 2011 silam. Dari segi fisik, sekilas tak ada perbedaan besar antara konvensional dengan e-passport.

Akan tetapi, di dalam e-passport tertanam chip yang berisi data biometrik si pemilik. Di antaranya wajah, sidik jari, juga data penunjang lainnya. Dengan adanya chip ini, data jadi lebih aman serta sulit dipalsukan.

Asyiknya lagi, pemilik e-passport tak perlu mengurus visa jika ingin melakukan kunjungan ke Jepang dengan batas tinggal maksimal 15 hari. Kamu hanya perlu mendaftarkan e-passport di Kedutaan Besar Jepang.

Kelebihan lainnya, e-passport bisa langsung dipakai di autogate yang tersedia di beberapa bandara termasuk Soekarno Hatta tanpa perlu registrasi lagi. Autogate ini akan memindai data-datamu sehingga dapat mempercepat waktu pemeriksaan imigrasi di bandara.

Sayangnya, belum semua Kantor Imigrasi (Kanim) di Indonesia melayani pembuatan e-passport. Hanya 3 yang sudah, yakni Jakarta, Batam, serta Surabaya.

Dokumen Syarat Pembuatan Paspor
Setelah mengetahui jenis-jenisnya dan menentukan mana yang akan kamu buat, sekarang saatnya cari tahu cara membuat paspor. Pertama-tama, kamu perlu menyiapkan dokumen berikut ini sebagai syarat pembuatan paspor:

KTP yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri.
Kartu keluarga.
Akta kelahiran, buku nikah, ijazah, atau surat baptis.
Untuk orang asing yang menjadi WNI, perlu menyertakan surat pewarganegaraan Indonesia.
Surat keterangan ganti nama bagi yang pernah mengganti namanya.
Dokumen dalam poin ke-3 di atas harus mencantumkan nama, tempat lahir, tanggal lahir, serta nama orang tua. Kalau tidak ada, kamu masih perlu melengkapinya dengan surat keterangan dari pihak berwenang.

Bagaimana dengan anak di bawah umur yang masih belum memiliki KTP? Persyaratannya hampir sama. Tapi untuk nomor 1, KTP yang disertakan adalah milik orang tua. Sedangkan untuk poin ke-3, diubah menjadi buku nikah orang tua dan akta kelahiran milik anak itu sendiri.

Cara Membuat Paspor
Sampai Januari 2017, prosedur pengajuannya ada 2 macam, yakni datang langsung ke Kanim (manual) atau online. Cara membuat paspor online ini banyak dipilih karena dapat menghemat waktu dibandingkan yang konvensional.

Akan tetapi, sejak saat itu situs ipass.imigrasi.go.id tidak lagi bisa dibuka. Imigrasi sendiri mengumumkan bahwa cara membuat paspor online lewat situs tersebut akan dihapus untuk sementara waktu.

Pasalnya, Direktorat Jenderal Imigrasi sedang mengadakan peremajaan perangkat, pengembangan sistem informasi, serta pemindahan data ke database baru. Tidak dicantumkan kapan proses ini akan selesai.

Jika ingin mengurus paspor, para pemohon disarankan mengambil antrian online. Pasalnya, pendaftaran manual atau walk-in akan ditiadakan secara bertahap.

Beberapa Kanim memang masih melayani pendafaran dengan cara ini. Namun diprioritaskan untuk ibu hamil, lansia, orang sakit, disabilitas, dan anak di bawah umur 3 tahun. Untuk lebih pastinya, kamu bisa menghubungi Kanim terdekat.

Reservasi Nomor Antrian Paspor Online
Antrian Paspor - Aplikasi Reservasi Nomor Antrian Online
Sumber: Instagram.com/ditjen_imigrasi/
Reservasi antrian paspor online bisa dilakukan melalui aplikasi Antrian Paspor. Aplikasi ini diterapkan di 26 Kanim yang memproduksi lebih dari 180 paspor dalam sehari.

Ke-26 Kanim tersebut tersebar di kota-kota besar seperti Bandung, Depok, Jakarta, Karawang, Makasar, Malang, Mataram, Palembang, Semarang, Medan, Surabaya, Surakarta, dan Yogyakarta.

Selain itu, kamu juga bisa mengambil nomor antrian paspor online via WhatsApp, website Imigrasi, aplikasi Passport Reservation Online (PRO), serta Anjungan Paspor Mandiri (APM).

Saat pertama kali diluncurkan Agustus 2017, pendaftaran via WhatsApp berlaku untuk 26 Kanim. Namun, tak tertutup kemungkinan untuk diperluas lagi ke kota lain.

Aplikasi PRO khusus dipakai untuk Kanim Pontianak. Sedangkan APM baru tersedia di Karimun, Tanjungbatu, Kundur, dan Moro.

Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Air Terjun di Bogor Tuk Segarkan Tubuh & Pikiran

Cara Reservasi via Aplikasi, Website, dan WhatsApp
Langkah-langkah pemesanan antrian paspor lewat aplikasi maupun website Imigrasi sendiri cukup mudah. Caranya adalah:

Unduh aplikasi Antrian Paspor atau PRO Kanim Pontianak di Google Play. Untuk yang mendaftar lewat komputer, kamu perlu mengunjungi antrian.imigrasi.go.id.
Pilih menu “Daftar User Baru” jika belum memiliki akun Antrian Paspor atau PRO Kanim Pontianak.
Isi data diri yang diminta dengan sebenar-benarnya. Data yang diminta termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), telepon, email, dan alamat.
Tunggu email konfirmasi. Jika sudah berhasil registrasi dan aktivasi, login dengan akun yang sudah dibuat tadi.
Pilih Kanim tujuan, hari, dan jam layanan.
Selanjutnya, kamu akan diarahkan menuju halaman permohonan. Isi data pemohon dengan lengkap sesuai dengan KTP dan KK. Untuk pemohon di bawah umur, NIK yang dimasukkan dapat dilihat di KK. Satu akun bisa dipakai untuk mendaftarkan maksimal 5 orang.
Klik lanjut, maka sistem akan memberikan jadwal yang tersedia dan kode QR-nya. Pemberitahuan lengkap tentang jadwal ini juga akan dikirimkan ke email-mu.
Sementara itu, pendaftaran via WhatsApp bisa dilakukan ke nomor telepon 26 Kanim yang telah terdaftar. Cukup mengirimkan #Nama#TanggalLahir#TanggalKedatangan ke nomor tersebut.

Lalu, kamu akan mendapatkan kode QR sebagai tanda booking. Balas lagi untuk mendapatkan nomor antrian paspor dan jadwal kedatangan di Kanim pilihan.

Cara Reservasi via APM
Berbeda lagi dengan sistem APM yang bersifat self-service. Pemohon bisa memasukkan sendiri data-datanya ke mesin yang beroperasi selama 24 jam non-stop.

Setelah itu, mereka bisa mengatur sendiri jadwal wawancara, foto, dan pengambilan sidik jari. Kepastian waktu keberangkatan ini jelas bermanfaat untuk masyarakat yang datang dari luar pulau.

Asyiknya lagi, pemohon pun bisa mendapatkan informasi tentang biaya dan status pembuatan melalui SMS. Saat pembuatan selesai, paspor bahkan dapat dikirim langsung ke rumah melalui jasa pos.

Langkah Pembuatan di Kantor Imigrasi
Syarat Pembuatan Paspor - Pembuatan Paspor di Kanim
Sumber: Instagram.com/ditjen_imigrasi/
Setelah melakukan pendaftaran dan mendapatkan jadwal, baru kita bisa mengurus pembuatannya di Kanim. Kita hanya diminta datang 2 kali, yakni untuk pembuatan dan pengambilan.

Langkah-langkah pembuatannya bisa kamu simak di bawah ini:

Datang ke Kanim setidaknya 15 menit sebelum jadwal yang sudah ditentukan. Jangan lupa membawa seluruh dokumen syarat pembuatan paspor baik asli maupun fotokopi.
Sampai di sana, tunjukkan kode QR ke petugas untuk mencetak nomor antrianmu. Kamu juga akan diberi map dan formulir permohonan untuk diisi.
Begitu giliranmu tiba, majulah ke meja petugas yang sudah ditentukan. Mereka akan mengecek kelengkapan berkasmu.
Kalau dinyatakan lengkap, kamu tinggal menunggu giliran foto, wawancara, dan pengambilan data biometrik.
Setelah wawancara dan foto, kamu akan mendapatkan lembar Pengantar Pembayaran dari petugas.
Lakukan pembayaran di bank yang sudah ditentukan.
Pengambilan
Pengambilan bisa dilakukan minimal 4 hari setelah pembayaran selesai dilakukan. Umumnya, loket pengambilan dibuka mulai pukul 10.00 pagi. Namun bisa juga berbeda tergantung kebijakan Kanim masing-masing.

Yang harus kamu bawa adalah tanda terima dari Imigrasi, tanda bukti pembayaran, dan KTP asli. Untuk pemohon di bawah umur, yang diperlukan selain tanda terima dan bukti pembayaran adalah KTP orang tua dan KK asli.

Tak sempat mengambil sendiri dan harus dikuasakan ke orang lain? Untuk penerima kuasa yang masih satu KK dengan pemohon, tunjukkan KK, KTP penerima kuasa, dan KTP pemohon asli. Sedangkan untuk penerima kuasa yang tidak satu KK, harus melampirkan surat kuasa bermaterai.

Cara Mengurus Perpanjangan Paspor
Mulai Juli 2017, Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan paspor. Kini, dokumen yang harus kamu bawa hanya dua, yakni e-KTP dan paspor lama.

Cara mengurus perpanjangan paspor di atas berlaku untuk pemohon yang tidak mengalami perubahan data atau identitas. Selain itu, paspor lama tersebut juga harus diterbitkan setelah 2009 di Indonesia.

Di luar itu, dokumen yang harus kamu bawa sama dengan syarat pembuatan paspor baru. Kecuali jika perubahan datanya berupa pindah alamat yang masih satu provinsi.

Jika hendak mengurus penggantian karena hilang, perlu disertai surat keterangan kehilangan dari polisi. Biaya perpanjangan paspor sendiri sama dengan membuat baru.

Oh iya, meski pihak Imigrasi sendiri sudah memberlakukan kemudahan ini, di lapangan mungkin ada Kanim yang masih meminta dokumen lengkap. Untuk itu, lebih baik pastikan dulu ke Kanim terkait sebelum berangkat.

Baca juga: Tempat Wisata di Jogja dekat Malioboro yang Wajib Kamu Kunjungi

Tips Membuat & Mengurus Perpanjangan Paspor
Perpanjangan Paspor - Ruang Foto & Wawancara
Sumber: Instagram.com/ditjen_imigrasi/
Di atas sudah kita jelaskan baik cara membuat paspor maupun mengurus perpanjangan paspor. Selain memahami langkah-langkahnya, masih ada hal yang perlu kamu perhatikan. Di antaranya seperti berikut ini:

Banyak keluhan tentang susahnya mendapatkan jadwal lewat aplikasi Antrian Paspor. Kalau kamu juga merasakannya, coba reservasi ulang keesokan hari atau memilih Kanim lain.
Patuhi jadwal yang sudah ditentukan. Jika terlewat, kamu harus reservasi ulang dari awal.
Untuk yang memiliki keperluan mendesak sementara jadwal baru tersedia jauh-jauh hari, coba kamu negosiasikan dengan Kanim terkait atau memakai biro jasa. Akan tetapi, jasa ini biasanya memasang harga yang lebih mahal dari yang ditentukan Imigrasi.
Pastikan dokumen syarat pembuatan paspor sudah benar-benar lengkap sebelum berangkat. Kalau tidak, kamu tidak akan bisa lanjut ke tahap selanjutnya.
Pastikan juga kesamaan data antara dokumen yang kamu bawa. Kalau ada data berbeda walau hanya satu huruf pun, lebih baik sertakan surat pengantar yang membuktikan bahwa dokumen tersebut dimiliki pemohon yang sama.
Gunakan kemeja atau kaos berkerah yang rapi, bersih, dan sopan karena kamu dilarang memakai kaos biasa saat foto. Ikuti juga peraturan dari Imigrasi untuk tidak memakai celana pendek, rok pendek, baju tanpa lengan, dan sandal jepit.
Pemakaian jilbab diperbolehkan, namun tidak boleh memakai lensa kontak, kacamata, topi, masker, dan perhiasan yang berlebihan.
Untuk pegawai PNS, TNI, dan POLRI dilarang memakai seragam dinas saat pengambilan foto.
Saat sesi wawancara, tak perlu cemas atau gugup. Pertanyaan yang diajukan biasanya standar seperti alasan membuat, ingin kemana, berapa lama, dll. Jawablah dengan jujur, tenang, dan tegas.
Sudah Paham Cara Membuat Paspor dan Mengurus Perpanjangan Paspor Ini?
Itu dia bahasan singkat tentang cara membuat paspor dan mengurus perpanjangan paspor. Sudah paham langkah-langkahnya?

Ingat bahwa setiap Kanim mungkin memiliki kebijakan sendiri-sendiri. Jadi untuk amannya, konfirmasi ke Kanim tujuanmu sebelum mendaftar.

Selain info di atas, simak juga cara mengurus asuransi perjalanan dan review situs booking hotel hanya di sini. Semoga perjalananmu semakin lancar dan menyenangkan!

Liburan Aman dengan Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri


Asuransi perjalanan ke luar negeri merupakan salah satu hal yang diperlukan bagi kamu yang punya hobi jalan jalan. Kita tak pernah tahu kejadian apa yang akan menimpa selama dalam perjalanan.

Bukan bermaksud mengharapkan kejadian buruk terjadi, hanya saja kita harus melakukan tindakan antisipasi. Kalau sewaktu waktu terjadi hal hal yang tak diinginkan selama berlibur, setidaknya kita sudah memiliki jaminan atau pertanggungan atas kerugian yang dialami.

Istilahnya, sedia payung sebelum hujan. Hal buruk atau musibah tidak bisa kita hindari, mereka datang tanpa permisi. Bayangkan saja kalau kita tidak punya jaminan atau pertanggungan, kerugian yang harus ditanggung bisa jadi sangat memberatkan.

Kalau kamu masih belum tahu apapun mengenai asuransi perjalanan, coba simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Asuransi Perjalanan
Asuransi perjalanan adalah jaminan perlindungan yang dibutuhkan oleh orang yang bepergian ke luar negeri. Asuransi ini berfungsi sebagai proteksi diri dari risiko tak terduga selama perjalanan.

Namun, jangka waktunya lebih pendek dari jenis lainnya, yaitu hanya selama pemegang polis melakukan perjalanan hingga kembali pulang.

Macam-macam proteksi yang termasuk dalam asuransi perjalanan ini biasanya meliputi risiko kecelakaan, biaya pengobatan, kehilangan barang, keterlambatan bagasi, pemulangan jenazah, dan lain sebagainya.

Jadi, buat yang menganggap asuransi perjalanan ke luar negeri ini tak terlalu penting, mulai sekarang coba pelajari lebih dalam tentang manfaatnya.

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata di Jakarta dan Sekitarnya

Pentingnya Memiliki Asuransi Perjalanan
Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri - Backpacker

1. Mengatasi Kerugian Penerbangan Ditunda atau Dibatalkan
Tak jarang, maskapai melakukan penundaan penerbangan bahkan pembatalan. Hal ini bisa sangat merugikan calon penumpang, baik itu dari segi waktu maupun materi.

Kalau kamu memiliki jaminan perlindungan perjalanan, kerugian semacam itu bisa diantisipasi. Perlindungan biasanya akan diberikan dalam bentuk pengembalian dana.

Setiap perusahaan asuransi memiliki batas waktu klaim yang berbeda-beda. Ada yang menetapkan masa tunggu 6 jam dan ada pula yang masa tunggunya 12 jam hingga jaminan akan diberikan.

Keterlambatan atau penundaan yang ditanggung bisa disebabkan oleh cuaca buruk, kerusakan mekanis, penutupan bandara, hingga aksi pemogokan, dan semua alasan yang terjadi di luar kendali.

2. Ganti Rugi untuk Kerusakan atau Kehilangan Bagasi
Risiko barang hilang di pesawat memang terkadang tak bisa dihindari. Kalau kamu memiliki jaminan perjalanan, paling tidak kamu akan menerima ganti rugi jika mengalami kejadian seperti ini.

Itulah salah satu manfaat memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri. Walaupun kesal karena barang rusak atau hilang, kamu bisa jadi tenang setelahnya karena bisa mendapatkan ganti rugi.

3. Jaminan Kesehatan Jika Sakit Saat Perjalanan Berlibur
Dengan memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri, kamu juga akan mendapatkan asuransi kesehatan. Jaminan ini bisa digunakan ketika mendadak kamu sakit saat dalam perjalanan.

Khawatir akan biaya rumah sakit yang mahal pasti akan dirasakan. Namun, kalau kamu memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri, rasa khawatir tersebut bisa diatasi.

Tak sedikit dari perusahaan asuransi bahkan menawarkan jaminan evakuasi medis 24 jam dalam keadaan darurat di seluruh dunia.

Namun klaim atas alasan sakit juga tidak bisa langsung disetujui. Kalau sebelum melakukan perjalanan ternyata sudah menderita sakit, pengajuan klaim tidak akan disetujui. Hal ini biasanya tergantung atas perjanjian yang telah disetujui sebelumnya.

4. Perlindungan Kecelakaan
Kecelakaan dalam perjalanan juga menjadi salah satu risiko yang bisa datang kapan saja. Apalagi jika risiko tersebut terjadi ketika sedang berada di luar negeri, tentu kita akan sangat khawatir karena jauh dari orang terdekat.

Memang tak ada seorang pun yang menginginkan hal buruk terjadi selama dalam perjalanan. Namun, setidaknya kita perlu melakukan tindakan antisipasi untuk mengatasi segala risiko, yaitu dengan memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri.

Perlindungan kecelakaan selama dalam perjalanan ini biasanya meliputi penggantian biaya pengobatan, kecacatan, lumpuh, hingga kematian.

Namun, ada juga kecelakaan yang tidak bisa ditanggung, yaitu jika kecelakaan diakibatkan oleh pengaruh obat-obatan terlarang atau akibat pengaruh alkohol.

Klaim atas alasan ini tentu saja tidak akan diterima. Satu alasan lain yang juga menyebabkan klaim ditolak adalah kecelakaan yang disengaja.

Pihak asuransi akan melakukan investigasi terlebih dulu sebelum mencairkan klaim. Jika mereka menemukan hal-hal yang janggal dan menemukan penyebab kecelakaan karena kesengajaan, proses klaim tidak bisa dilakukan.

5. Jaminan Risiko Kematian
Kematian memang tidak dapat diduga, bisa saja hal ini terjadi ketika sedang dalam perjalanan ke luar negeri. Urusan pemulangan jenazah dari luar negeri ke Indonesia pun dapat memakan biaya yang besar.

Biaya pengiriman jenazah ini akan ditanggung oleh asuransi. Biasanya, untuk urusan seperti pemakaman atau kremasi di lokasi kematian juga ditawarkan dengan biaya yang juga ditanggung pihak penyedia jaminan.

Jika kematian disebabkan oleh kecelakaan atau hal buruk selama perjalanan, biaya tanggungan yang dijamin asuransi akan diberikan kepada pihak keluarga.

6. Jaminan Kehilangan Dokumen Perjalanan
Entah karena kurang teliti atau alasan lain, risiko kehilangan dokumen perjalanan bisa saja terjadi. Baik itu dokumen berupa paspor, tiket pesawat, atau yang lainnya.

Kalau kamu sudah memiliki jaminan perjalanan, risiko ini bisa ditanggung. Kamu akan mendapatkan jaminan berupa biaya untuk menerbitkan paspor dan penggantian tiket pesawat.

Namun, tidak semua alasan kehilangan ini bisa diterima. Alasan yang akan diterima adalah kehilangan akibat pencurian, perampokan, atau bencana alam seperti angin topan, gempa bumi, kebakaran, dan lain sebagainya.

7. Pertanggungan Harta Benda Selama Ditinggal Bepergian
Ketika hendak melakukan perjalanan, terkadang kita harus meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Jika terjadi sesuatu yang menyebabkan kehilangan akibat pencurian atau kerusakan harta benda dalam rumah akibat kebakaran, hal itu tentu berada di luar kuasa.

Jika hal tersebut memang terjadi, kerugian akibat kejadian tersebut akan ditanggung juga oleh asuransi perjalanan selama pemiliki rumah bepergian.

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata di Bogor dan Sekitarnya

Premi Produk Asuransi Perjalanan
Biasanya, perusahaan asuransi menawarkan dua jenis asuransi perjalanan, yaitu untuk perjalanan tunggal atau perjalanan tahunan.

Asuransi untuk perjalanan tunggal akan memberikan perlindungan selama pemegang polis melakukan satu kali perjalanan. Jenis ini cocok bagi yang hanya ingin berlibur atau melakukan perjalanan bisnis dalam satu waktu.

Sedangkan untuk jenis perjalanan tahunan merupakan asuransi yang belaku dalam jangka waktu satu tahun. Jenis ini cocok bagi yang sudah merencanakan melakukan perjalanan beberapa kali untuk satu tahun ke depan.

Untuk harga premi yang dibayarkan, biasanya perusahaan asuransi menawarkan pertanggungan untuk individu, pasangan, dan keluarga. Kamu bisa memilih kategori yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika membeli untuk kategori pasangan atau keluarga, premi yang harus dibayarkan jatuhnya juga akan lebih murah. Selisihnya bisa mencapai 20% untuk kategori pasangan dan 25% untuk keluarga.

Peserta asuransi ini juga dibagi menurut golongan usianya. Mulai dari anak-anak usia 14 hari – 17 tahun, dewasa usia 18 – 69 tahun, dan lansia usia 70 – 84 tahun. Tapi, bagi peserta dalam kategori lansia, biaya premi yang harus dibayarkan lebih tinggi. Selisihnya bisa mencapai hampir 40% – 50%.

Nah, berikut adalah gambaran dari rincian asuransi perjalanan tunggal maupun untuk perjalanan tahunan.

Asuransi Perjalanan Tunggal
Jika kamu hanya merencanakan pergi ke negara-negara terdekat, misal hanya di wilayah Asean, premi yang dibayarkan jauh lebih murah.

Kamu bisa memilih asuransi untuk perjalanan tunggal, kisaran harga premi yang dibayarkan sekitar Rp100.000 – Rp200.000. Harga premi ini berlaku bagi pemohon individu dalam kategori usia dewasa.

Perlindungan yang kamu dapatkan biasanya mencakup pertanggungan standar, seperti penundaan atau pembatalan perjalanan, keterlambatan atau kehilangan bagasi, resiko medis, kecelakaan, hingga kematian.

Namun, jika menginginkan cakupan perlindungan yang lebih luas dan cakupan geografis ke seluruh dunia bukan hanya di wilayah Asean saja, kamu harus membayar premi yang lebih tinggi lagi.

Misalnya saja jika kamu memutuskan untuk pergi berlibur selama dua minggu di area Schengen, maka premi yang harus dibayarkan berkisar antara Rp400.000 sampai dengan Rp600.000.

Atau kalau berencana melakukan perjalanan dengan cakupan seluruh dunia selama empat minggu misalnya, kamu akan dikenakan biaya premi sekitar Rp700.000 hingga Rp1.500.000.

Selain manfaat perlindungan standar, kamu bisa mendapatkan manfaat lain seperti penerbangan overbooked, evakuasi medis darurat, perlindungan perabotan rumah akibat pencurian atau kebakaran selama ditinggal pergi, dan lain sebagainya.

Asuransi Perjalanan Tahunan
Kalau sudah memiliki rencana untuk sering bepergian dalam waktu satu tahun ke depan, lebih baik gunakan asuransi untuk perjalanan tahunan. Harga premi bagi pemohon individu dengan cakupan wilayah Asean saja dimulai dari Rp900.000 sampai dengan Rp2.000.000.

Namun, jika merencanakan membeli asuransi dengan cakupan geografis ke seluruh dunia, biasanya berkisar mulai dari Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000.

Cakupan perlindungannya pun lebih luas. Selain perlindungan standar, ada perlindungan lain yang didapatkan, seperti biaya medis pasca perjalanan, perlindungan perabotan rumah akibat pencurian atau kebakaran, penerbangan overbooked, dan sederet manfaat lainnya.

Jenis asuransi untuk perjalanan tahunan ini lebih hemat daripada perjalanan tunggal. Terlebih lagi, kita tidak perlu repot-repot membeli asuransi perjalanan setiap kali hendak bepergian.

Contoh Produk Asuransi Perjalanan
1. Chubb Travel Insurance
Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri - Chubb

Chubb Travel Insurance merupakan perusahaan penyedia layanan asuransi perjalanan. Macam-macam perlindungan yang ditawarkan meliputi penggantian atau pembayaran biaya pengobatan, masalah ketidaknyamanan perjalanan, keterlambatan penerbangan atau bagasi, proteksi yang berhubungan dengan kejadian terorisme, dan lainnya.

Perusahaan ini menawarkan beberapa jenis tingkat perlindungan yang bisa dipilih, mulai dari Asean, Standard, Superior, sampai dengan Deluxe.

Jika tertarik ingin membelinya, kamu bisa langsung mengunjungi websitenya dan melakukan transaksi secara online. Prosesnya cukup praktis, tinggal isi data yang sesuai dengan rencana perjalanan yang sudah dibuat.

Jika sudah, akan muncul harga yang ditawarkan sesuai dengan tingkat perlindungan. Pilih yang sesuai dengan kebutuhanmu, produk asuransi sudah bisa kamu dapatkan.

2. Allianz
Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri - Allianz

Allianz memiliki produk asuransi perjalanan ke luar negeri yang dinamakan New TravelPro. New TravelPro ini juga masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu New TravelPro Basic Schengen, New TravelPro Superior, dan New TravelPro Deluxe.

Untuk jangkauannya meliputi Greater Asia, Pasifik & Schengen, dan Worldwide dengan durasi perjalanan maksimal 183 hari. Namun, jika kamu membutuhkan durasi tambahan, akan berlaku tambahan premi khusus.

Kalau kamu tertarik ingin membeli produknya, kamu bisa langsung mengunjungi website resminya. Nantinya kamu akan diarahkan untuk menemukan agen terdekat yang ada di sekitar kamu dan transaksi sepenuhnya tidak bisa dilakukan secara online.

3. AXA Mandiri Travel Insurance
Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri - AXA Mandiri

AXA Mandiri Travel Insurance menyediakan asuransi perjalanan ke luar negeri yang meliputi negara Schengen, ASEAN, maupun perjalanan domestik yang meliputi kota-kota di Indonesia.

Jenis perlindungan yang ditawarkan mulai dari biaya pengobatan, kecelakaan diri, keterlambatan penerbangan, hingga kehilangan bagasi baik di luar maupun di dalam negeri.

Ada dua tingkat perlindungan yang ditawarkan, yaitu platinum dan gold. Premi yang tersedia bisa untuk perorangan maupun keluarga.

Untuk transaksinya pun cukup mudah dan praktis. Kamu bisa membelinya secara online dan tak perlu membuang waktu untuk datang langsung ke kantor atau mencari agennya.

Kamu hanya perlu mengisi formulir sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Kalau sudah, bisa langsung melakukan proses pembayaran. Setelah itu, dokumen langsung jadi dan tinggal dicetak saja.

4. Tokio Marine
Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri - Tokio Marine

Tokio Marine memiliki produk asuransi perjalanan ke luar negeri yang bernama Travel Partner. Travel Partner menawarkan manfaat selama nasabah melakukan perjalanan ke luar negeri.

Manfaat yang diberikan mencakup proteksi terhadap barang-barang pribadi dan juga ketidaknyamanan dalam perjalanan yang mengakibatkan kerugian non material.

Terdapat tiga jenis paket yang ditawarkan, yaitu Silver, Gold, dan Platinum. Masing-masing paket ini memiliki batasan perlindungan yang berbeda-beda. Untuk cakupan perlindungan, Travel Partner menawarkan pertanggungan bagi individu dan keluarga.

Jika tertarik ingin membelinya, kamu bisa langsung kunjungi website resminya. Transaksi bisa dilakukan secara online, sehingga lebih mudah dan praktis, serta bisa dilakukan di mana saja.

5. Zurich
Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri - Zurich

Zurich merupakan perusahaan asuransi perjalanan yang telah menjual polis pertama kali di tahun 1919. Perusahaan ini menawarkan proteksi mulai dari keadaan darurat medis, kehilangan bagasi, penerbangan tertunda, dan lainnya.

Perusahaan ini memiliki dua tingkatan perlindungan yang ditawarkan, yaitu Silver dan Gold untuk lingkup domestik. Sedangkan untuk lingkup internasional berupa Silver dan Gold & Asia Deluxe. Batasan proteksi yang diberikan berbeda-beda tergantung tingkat perlindungannya.

Jika tertarik ingin memilikinya, kamu bisa melakukan transaksi secara online. Tinggal mengisi data sesuai dengan rencana perjalananmu, asuransi pun bisa langsung kamu dapatkan.

Tips Memilih Asuransi Perjalanan Terbaik
Asuransi Kesehatan - Asuransi

1. Pelajari Surat Perjanjian (Polis)
Saat hendak membeli produk asuransi, banyak orang sering kali mengabaikan isi dari surat perjanjian atau polis. Padahal, mempelajari isi polis ini seharusnya menjadi poin yang paling penting ketika ingin mengajukan asuransi perjalanan ke luar negeri.

Ada beberapa poin tentang pengajuan klaim yang dinyatakan dalam polis dan ada beberapa poin yang tidak bisa mendapat pertanggungan. Otomatis, pengajuan klaim hanya bisa diproses jika kejadian yang dialami sesuai dengan isi perjanjian.

Misalnya saja, jika jaminan sakit bisa ditanggung apabila pemegang polis tidak menderita sakit sebelum perjalanan. Namun sebelum perjalanan, pemegang polis tersebut ternyata mengalami sakit dan mengajukan klaim selama perjalanan, maka klaim tersebut akan ditolak.

Untuk itu, sisihkanlah waktu untuk membaca dan memahami betul apa yang tertera dalam polis, agar hal-hal yang tak diinginkan ketika pengajuan klaim kelak tidak akan terjadi.

2. Tentukan Limit Sesuai Kebutuhan
Sebelum membeli, lebih baik pikir dulu secara matang kira-kira jaminan apa saja yang sesuai dengan kebutuhanmu saat melakukan perjalanan. Ada berbagai macam jenis asuransi perjalanan yang ada.

Dari semua jenis yang ditawarkan, mungkin ada beberapa yang memang dibutuhkan dan yang tidak. Bijaklah dalam memilih jenis proteksi yang sekiranya memang kamu butuhkan.

Apabila bepergian bersama keluarga, pertimbangkan jumlah anggota keluarga yang ikut bepergian. Sehingga kamu bisa memutuskan berapa biaya premi yang harus dibayarkan.

Misalnya saja kamu ingin berlibur ke Eropa, pikirkan baik-baik kemungkinan risiko yang akan terjadi di sana. Pilih asuransi perjalanan ke Eropa yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Begitu juga jika hanya pergi ke negara tetangga yang tak terlalu jauh, pikirkan juga risiko yang akan terjadi selama kamu bepergian dan tentukan jangka waktunya sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Hal ini berpengaruh terhadap masa berlaku dari asuransi perjalanan yang hendak kamu beli. Jaminan ini akan berlaku saat dimulainya perjalanan sesuai dengan tanggal yang tertulis di dalam perjanjian.

Jangan berpikiran bahwa harga premi yang mahal adalah yang terbaik. Bisa saja kamu malah membayar untuk jenis proteksi yang sebenarnya tidak diperlukan.



3. Pelajari Luas Cakupan
Selain mempelajari risiko apa saja yang ditanggung, lebih baik sebelum mengajukan juga pahami terlebih dulu tentang luas cakupan yang bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Saat hendak melakukan pengajuan, kamu biasanya akan ditawari polis yang memiliki cakupan global atau cakupan untuk wilayah geografis tertentu saja.

Kalau sering bepergian ke luar negeri, kamu bisa memilih polis dengan cakupan global untuk meminimalkan kemungkinan klaim ditolak.

Untuk perjalanan ke daerah yang berisiko tinggi, premi yang harus dibayarkan akan lebih tinggi dan akan ada pembatasan yang lebih ketat.

Ketika memutuskan untuk mendatangi daerah yang berisiko tinggi, biasanya ada beberapa perusahaan yang tidak bersedia memberikan pertanggungan. Untuk itu, pilihlah perusahaan asuransi yang mampu menanggung jaminan sesuai dengan kebutuhanmu.

Sebagai contoh, kalau kamu berlibur dengan mencoba hal-hal ekstrim, berwisata ke alam liar, atau ke tempat berbahaya lainnya, maka pilihlah perusahaan yang menyediakan jaminan atas risiko yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut.

Selain itu, pertimbangkan juga harga premi untuk jaminan-jaminan yang ditawarkan oleh perusahaan penjamin. Perusahaan satu sama lain pasti memiliki standar harga asuransi perjalanan yang berbeda-beda. Pertimbangkan harga premi sesuai dengan perjalanan dan kebutuhanmu.

4. Kenali Kondisi Kesehatan Diri Sendiri
Setiap orang pasti memiliki riwayat kesehatan yang berbeda-beda. Untuk itu, sebelum membuat asuransi perjalanan ke luar negeri ada baiknya untuk mengenali kondisi kesehatanmu.

Beri tahu pihak asuransi secara jujur tentang kondisi kesehatanmu, termasuk riwayat sakit yang pernah dialami. Hal ini berguna jika kamu sakit saat dalam perjalanan, pengajuan klaim bisa diterima.

Karena saat proses pengajuan klaim, pihak asuransi biasanya akan meminta rincian riwayat kesehatan. Jika tidak sesuai dengan informasi yang kamu berikan, bisa saja klaim tersebut ditolak.

Baca juga: Cara Membuat Paspor & Mengurus Perpanjangan Paspor

Syarat Pengajuan Asuransi Perjalanan
Asuransi macam ini biasanya ditawarkan oleh perusahaan asuransi umum. Jika tertarik ingin membelinya, kamu bisa langsung mendatangi kantornya atau lewat agen asuransi maupun agen perjalanan.

Setiap perusahaan tentunya memiliki kebijakan dan prosedur yang berbeda-beda. Sebelum memutuskan untuk membelinya lebih baik pertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing perusahaan tersebut.

Namun, secara umum ada beberapa syarat yang harus diajukan ketika hendak membeli asuransi perjalanan seperti berikut.

Peserta pemegang polis setidaknya telah memasuki usia minimal 17 tahun dan maksimal 80 tahun.
Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan paspor yang masih berlaku.
Memiliki Kartu Keluarga (KK) jika peserta klaim lebih dari satu orang.
Mengisi formulir yang disediakan pihak penyedia asuransi sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Klaim Asuransi Perjalanan
Asuransi Perjalanan ke Eropa - Mengisi Dokumen

Asalkan telah mempelajari proteksi apa saja yang bisa dan tidak bisa ditanggung di dalam surat perjanjian atau polis, tentu prosedur klaim bisa dilakukan dengan mudah.

Beberapa perusahaan asuransi biasanya bisa melayani klaim asuransi perjalanan secara online. Kamu bisa mengajukannya dengan mengunggah dokumen yang diperlukan oleh perusahaan tersebut.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua alasan yang menimbulkan risiko tersebut bisa diterima. Penolakan klaim biasanya didasari alasan yang tidak disebutkan dalam polis.

Berikut adalah syarat umum pengajuan klaim agar bisa disetujui perusahaan asuransi.

Syarat Pengajuan Klaim Asuransi Perjalanan
1. Langsung Laporkan Masalah
Kalau kamu mengalami kejadian yang merugikan dan sangat berisiko, jangan ragu untuk melaporkan masalah tersebut kepada perusahaan penyedia jaminan.

Perusahaan tersebut akan selalu siap sedia saat kamu melaporkan masalah tersebut. Namun perlu diingat, perusahaan juga memiliki batas waktu untuk melaporkan masalah yang telah ditentukan.

Kalau kamu baru melaporkannya setelah batas waktu tersebut, maka proses klaim akan sulit atau bahkan bisa ditolak.

2. Laporkan Masalah Sesuai dengan Jaminan Proteksi yang Disetujui
Sudah disebutkan di atas, lebih baik pahami dulu sampai jelas isi dari polis sebelum memutuskan membeli produk asuransi perjalanan ini. Ketelitian sangatlah diperlukan.

Cari tahu perlindungan dari kejadian apa saja yang akan ditanggung oleh perusahaan. Perusahaan akan memberikan jaminan atas masalah yang masuk dalam daftar proteksi mereka.

Jadi, sebelum melaporkan masalah lebih baik teliti lagi apakah masalah tersebut termasuk salah satu dari proteksi yang dijamin. Jika tidak, maka kamu tak akan bisa mendapatkan klaim atas kejadian tersebut.

3. Lengkapi Dokumen Pendukung
Agar klaim bisa diproses dan disetujui, ada beberapa dokumen pendukung yang harus dilengkapi. Sebelum mengajukannya, lebih baik cari tahu dulu dokumen apa saja yang dibutuhkan.

Saat hendak mengajukan klaim, perusahaan akan memberikan formulir, baik itu secara online atau offline. Formulir tersebut harus diisi dengan jelas, lengkap, dan benar.

Semua dokumen pendukung asli harus dilampirkan. Jika formulir tersebut sudah diisi, kamu akan diminta melengkapinya dengan keterangan kronologi kejadian, salinan KTP, tiket pesawat, boarding pass, paspor, dan dokumen perjalanan lainnya.

Untuk klaim kecelakaan, biasanya perusahaan akan meminta lampiran surat laporan dari kepolisian, keterangan dari pihak penerbangan, fatwa waris, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk klaim keterlambatan penerbangan atau bagasi, biasanya kamu akan diminta mengisi dokumen berisi konfirmasi nomor penerbangan, lamanya keterlambatan, dan alasan di balik keterlambatan tersebut dari perwakilan maskapai yang bersangkutan.

Untuk klaim kehilangan, kerusakan, atau pencurian bagasi yang di check in, segera laporkan ke maskapai penerbangan yang bersangkutan. Jangan lupa juga untuk meminta laporan kehilangan atau kerusakan tersebut. Maskapai penerbangan mungkin akan bertanggung jawab atas kejadian seperti ini.

Namun, untuk kehilangan yang berkaitan dengan dokumen perjalanan, kamu harus melaporkan kepada otoritas setempat dan meminta pernyataan tertulis.

Pernyataan inilah yang nantinya akan dilampirkan dengan formulir pengajuan klaim, agar kerugian tersebut bisa diproses untuk penggantian ganti ruginya.

Setiap perusahaan penyedia asuransi tentu memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Jika mengalami kebingungan, cari informasi di website perusahaan tersebut atau hubungi call center-nya.

Kalau kamu membuatnya melalu travel agent, kamu bisa meminta mereka untuk mengurus segala prosedurnya.

4. Beri Alasan yang Logis
Memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri memang menjadi salah satu tindakan antisipasi jika terjadi hal-hal merugikan yang tak diinginkan. Jika memang hal tersebut terjadi, penggunaan klaim dapat mengganti kerugian yang dialami.

Namun, perusahaan yang bersangkutan tidak akan serta merta menerima semua alasan begitu saja. Hal ini bertujuan untuk menghindari praktik kecurangan yang akan merugikan perusahaan tersebut.

Untuk itu, berikanlah alasan yang logis dan jelas ketika mengajukan klaim agar perusahaan dapat percaya dan klaim bisa disetujui. Memberikan alasan yang terkesan sepele dan tidak masuk akal, kemungkinan besar tidak akan ditanggapi oleh perusahaan tersebut.

Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri Merupakan Syarat Permohonan Visa Schengen
Asuransi perjalanan merupakan salah satu syarat dari permohonan Visa Schengen. Visa Schengen merupakan visa yang berlaku di semua negara anggota Schengen Area, di mana sebagian besar adalah negara-negara Uni Eropa.

Dengan visa ini, kita bebas masuk ke negara-negara Schengen Area. Namun, karena syarat agar kita bisa punya visa tersebut salah satunya adalah memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri, mau tak mau kita tetap harus memilikinya.

Ada beberapa aturan spesifik yang perlu dipenuhi saat mengajukan asuransi perjalanan agar bisa memenuhi syarat permohonan Visa Schengen. Meskipun sudah memiliki asuransi perjalanan, namun tak semua jenisnya bisa diterima.

Sebelum membelinya, lebih baik pahami dulu dengan benar apakah asuransi tersebut memenuhi kriteria permohonan Visa Schengen. Karena tak semua asuransi bisa diterima.

Nah, berikut adalah beberapa kriteria asuransi perjalanan ke luar negeri sebagai syarat pengajuan Visa Schengen.

Polis asuransi harus bisa menanggung biaya berobat dan perawatan di rumah sakit yang dikeluarkan mulai dari biaya untuk perawatan di negara tujuan sampai biaya penerbangan untuk keperluan evakuasi dari negara anggota Schengen Area ke Indonesia.
Tanggungan polis minimal adalah €30.000 atau US$50.000 untuk menutupi biaya berobat.
Jangka waktu tanggungan harus berlaku selama tinggal di area Schengen.
Polis tidak hanya berlaku untuk negara yang direncanakan akan dikunjungi saja, tetapi harus berlaku untuk semua negara anggota Schengen.
Perusahaan penyedia asuransi harus memiliki kantor perwakilan di area Uni Eropa. Hal ini bertujuan agar pemegang polis menggunakan perusahaan penyedia yang terpercaya, bukan sembarangan perusahaan.
Polis harus sudah dibayar dan diterbitkan saat kamu mengajukan permohonan Visa Schengen.
Polis harus dipegang sendiri saat tiba di negara Schengen, hal ini berguna sebagai antisipasi saat petugas imigrasi perlu memeriksa kelengkapan dokumen.


Bepergian Aman dengan Asuransi Perjalanan
Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri - Liburan

Selain asuransi kesehatan atau jenis lainnya, asuransi perjalanan ke luar negeri merupakan salah satu yang wajib kamu miliki jika sering melakukan perjalanan ke luar negeri.

Bahkan beberapa negara mewajibkan untuk memiliki asuransi perjalanan sebagai salah satu syarat permohonan Visa Schengen. Hal ini berguna sebagai tindakan antisipasi kerugian atas risiko yang bisa saja dialami ketika sedang dalam perjalanan.

Meskipun banyak orang yang memandang asuransi perjalan ini tidak terlalu penting fungsinya, namun bagi mereka yang sudah menyadari betapa pentingnya hal ini, pasti akan berpikir bahwa dirinya harus memiliki asuransi perjalanan.

Musibah tak bisa kita hindari, datangnya pun bisa kapan saja, termasuk saat kita sedang melakukan perjalanan. Untuk itu, persiapkan perjalananmu dengan seksama, termasuk melindungi diri dengan asuransi perjalanan.

Bepergian pun menjadi aman karena sudah memiliki proteksi atas kemungkinan risiko buruk yang bisa saja terjadi.

6 Hal yang Wajib Anda Tahu soal Asuransi Perjalanan"


Banyak turis Indonesia memertanyakan pentingnya asuransi perjalanan. Pada dasarnya, asuransi perjalanan berguna untuk melindungi diri Anda saat terjadi kecelakaan atau risiko-risiko buruk dalam perjalanan. Banyak negara yang mewajibkan turisnya memiliki asuransi perjalanan sebelum tiba di negara tersebut. Negara-negara Eropa dan Amerika sudah pasti mewajibkan Anda punya asuransi perjalanan. KompasTravel menghimpun beberapa hal yang wajib Anda tahu soal asuransi perjalanan. Jenis asuransi perjalanan Asuransi perjalanan mencakup banyak jenis, yang paling umum adalah internasional. Asuransi ini melindungi Anda dari risiko medis dalam kurun waktu yang ditentukan. Ada pula asuransi tahunan, yang meng-cover perjalanan domestik maupun internasional dengan berbagai keperluan sepanjang tahun. Ada perusahaan yang menyediakan asuransi khusus haji dan umrah, serta asuransi domestik yang melindungi seluruh perjalanan di Indonesia. Ada pula student assist yakni asuransi khusus mahasiswa yang menjalani pendidikan di luar negeri. Cara mendaftar asuransi perjalanan Kini, Anda tak perlu datang ke kantor asuransi hanya untuk mendaftar travel insurance. Beberapa perusahaan seperti ACA, AIG, AXA dan ACE melayani pendaftaran asuransi perjalanan via online. Caranya mudah. Anda tinggal masuk ke situs asuransi perjalanan tersebut, mengisi data diri, negara tujuan dan lamanya perjalanan. Anda bisa memilih asuransi jenis apa yang akan diambil. Anda bisa menggunakan kartu kredit untuk pembayaran premi asuransi.  Harga dan tanggungan Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Julian Noor mengatakan, premi yang dikeluarkan untuk asuransi travel cenderung kecil dibanding total biaya perjalanan. "Buat mereka yang traveling, itu preminya hanya sepersekian persen. Tidak sampai satu persen dari biaya perjalanan mereka," tutur Julian kepada KompasTravel.  Harga serta tanggungan asuransi perjalanan beragam, tergantung perusahaan yang kita ambil. Asuransi Central Asia (ACA) misalnya, punya asuransi jenis executive seharga 21 dollar AS dengan tanggungan senilai 50.000 Euro. Asuransi jenis executive ini wajib dimiliki oleh wisatawan yang ingin mengunjungi Eropa.  "Schengen wajib travel insurance. Kalau negara-negara Asia harganya 12 dollar AS per minggu," tutur Sugiarto, Travel Insurance Product Owner ACA kepada KompasTravel beberapa waktu lalu. Apa saja yang ditanggung asuransi perjalanan? Advertisment Pada dasarnya semua asuransi perjalanan menanggung biaya medis wisatawan selama di luar negeri. Namun rupanya, ada beberapa premi tambahan yang bisa dibeli untuk perlindungan lainnya. "Travel insurance juga ada yang melindungi dari kehilangan bagasi, atau delay pesawat," tutur Julian. Banyak penumpang yang mengeluh soal kehilangan bagasi, Banyak pula maskapai yang tidak mengganti rugi atau hanya mengganti sebagian kecil dari barang yang hilang. Dengan premi tambahan dari asuransi perjalanan, Anda akan mendapatkan ganti rugi jika koper hilang. "Ada juga perlindungan terhadap rumah. Itu untuk yang traveling dan meninggalkan rumah dalam waktu lama," tambah Julian. Bagaimana jika terjadi teror di negara tujuan? Akhir-akhir ini, kasus terorisme menggurita di beberapa negara. Mulai dari penembakan di Paris, kudeta di Turki, sampai kasus di Jerman beberapa hari lalu. Tak banyak yang tahu, asuransi perjalanan juga melindungi Anda dari risiko-risiko teror semacam ini. "Kalau negara tujuan cenderung tidak aman atau berbahaya, Anda bisa mengajukan ke perusahaan asuransinya untuk premi extend atau tambahan," tutur Julian. Anda perlu membayar biaya tambahan untuk premi satu ini. Sama seperti premi tambahan terhadap perlindungan rumah yang ditinggalkan selama berlibur. "Biasanya perusahaan asuransi yang menyediakan travel insurance dan bekerjasama dengan biro perjalanan memiliki kesepakatan atau pemikiran yang sama," tambah Julian. Lebih jelasnya, Julian megaskan, agen perjalanan tidak mungkin menjual destinasi wisata untuk negara yang tidak aman. Maka mayoritas asuransi yang digunakan tidak termasuk premi tambahan. Namun, berkaca pada kasus terorisme yang marak beberapa waktu belakangan, ada baiknya premi satu ini ditambahkan jika Anda ingin traveling ke Eropa. Cara klaim asuransi perjalanan  Julian mengatakan, proses pengambilan dana atau penggunaan asuransi terbagi dalam dua skema. Skema pertama adalah apabila perusahaan tersebut termasuk dalam worldwide provider.  Misal saat kecelakaan, yang harus Anda lakukan adalah menunjukkan asuransi tersebut kepada pihak rumah sakit. Namun tidak semua perusahaan asuransi menyediakan ini. "Mayoritas cara pengajuan klaim adalah dengan skema reimburse," tuturnya. Julian juga menjelaskan, apabila jatuh sakit atau mengalami kecelakaan, Anda bisa berobat terlebih dahulu di negara tersebut. Selanjutnya, Anda harus meminta surat keterangan dari dokter sebagai bukti saat Anda mengajukan klaim di Indonesia. Perlu diingat, sebelum membeli produk asuransi perjalanan, teliti dulu semua fasilitasnya. Berapa besar tanggungan dari perusahaan tersebut, berapa lama dan di negara mana saja asuransi berlaku, serta cara klaim yang berlaku.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Hal yang Wajib Anda Tahu soal Asuransi Perjalanan", https://travel.kompas.com/read/2016/07/25/140111527/6.hal.yang.wajib.anda.tahu.soal.asuransi.perjalanan. 
Penulis : Sri Anindiati Nursastri

Pengaruh Mobil Listrik di Dunia Otomotif Internasional


Saat ini dunia otomotif Internasional tengah digandrungi dengan perkembangan tren mobil listrik. Hal ini diyakini juga bakal berimbas ke pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Namun menurut Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy mengatakan bahwa meskipun saat ini tren mobil listrik tengah menanjak, namun belum tentu para pembeli akan langsung memilih mobil listrik sebagai pilihan utamanya.

“Apakah mungkin akan langsung ganti ke mobil listrik? Tidak ada salahnya kan menuju listrik. Honda juga saat ini ada teknologinya,” ucap Jonfis Fandy, seperti dilansir laman Liputan 6 News.

Menurut Jonfis, untuk saat ini, para konsumen di Indonesia atau di kawasan Asia Tenggara lebih memilih mobil murah dengan harga yang terjangkau dan irit bahan bakar. Sebab menurutnya, hal itu sangat cocok dengan karakteristik masyarakat. “Kondisinya ke depan, teknologi akan terus tumbuh secara bertahap, karena itu tidak perlu terburu-buru,” terangnya.

Untuk mobil yang irit bahan bakar, masih bisa bersumber dari mesin konvensional. Hal ini memberikan arti bahwa untuk mobil irit bukan hanya berbicara mengenai mobil hybrid atau listrik saja.

“Semua mesin harusnya dibuat menjadi seirit mungkin. Bahkan untuk urusan mesin bensin, turbo juga dapat melakukannya. Namun, disisi lain, hybrid bisa saja datang nanti atau memang telah full listrik. Jadi kalau sudah full listrik, maka semuanya akan menggunakan komputerisasi sehingga Anda harus melihat terlebih dahulu semuanya secara mendetail,” terangnya.

Ini Fungsi Fitur Traction Control Pada Mobil, Sudahkah Anda Tahu?


Saat ini banyak mobil keluaran terbaru yang telah dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan. Selain fitur hiburan, ternyata fitur keselamatan pun telah banyak diberikan oleh para produsen mobil kepada produk unggulannya saat ini, seperti fitur traction control. Hal ini tidak lain untuk memanjakan para penggunanya dalam menggunakan mobil ini. Lalu sebenarnya apa sih fitur traction control itu?

Fitur traction control merupakan fitur yang berfungsi untuk meminimalisir mobil agar tidak tergelincir ketika berbelok secara tajam, atau merupakan fitur yang berguna untuk mencegah agar ban tidak mengalami selip sehingga tergelincir ketika kondisi jalan basah atau saat berbelok menikung.

Fitur ini merupakan fitur standar yang saat ini banyak Anda temukan pada mobil keluaran terbaru demi menjamin keamanan pengemudi dan penumpang selama berkendara. Fitur ini sendiri bekerja secara otomatis, sehingga pengemudi tidak perlu melakukan apa pun, kecuali dengan menekan tombol pengaktifan yang pada umumnya disematkan di dekat roda kemudi.

Fitur ini nantinya akan mendeteksi daya cengkeram pada setiap roda kemudian melakukan pengereman secara otomatis pada roda yang mengalaminya. Pada umumnya, ketika pengemudi sedang berbelok, maka ada tiga hal yang harus dikontrol sekaligus, yaitu akselerasi, pengereman dan kemudi. Tentunya hal ini sedikit rumit saat Anda melakukannya, apalagi jika pengemudi belum terlalu mahir. Karena itulah disematkan fitur traction control yang akan membantu pengemudi dalam melakukan hal tersebut.

Pada fitur ini, semua sistem nantinya akan melakukan pengereman secara otomatish terhadap masin-masing roda sehingga nantinya akan menjaga keseimbangan mobil saat berbelok dengan aman. Selain itu, power yang terdapat pada mesin juga akan disesuaikan agar roda tetap mampu mempertahankan daya cengkeramnya.

Pengereman yang dilakukan pun tidak sembarangan, sebab setiap rodanya akan diberikan kekuatan rem secara mandiri pada masing-masing roda sehingga menyebabkan tidak sama kuat. Hal ini bergantung sepenuhnya pada kebutuhan roda itu sendiri. Nah, saat seperti inilah sensor akan menilai seberapa kuat rem yang dibutuhkan pada satu roda sehingga nantinya akan mencegah mobil tergelincir akibat roda yang berhenti secara tiba-tiba.

sumber : https://www.otomart.id/berita/fungsi-traction-control-pada-mobil.html